Beberapa hari yang lalu di sebuah tayangan berita di DAAI-TV (coba anda cek sendiri deh, tipi apaan tuh) pokoknya dirumah saya siarannya jernih dan saya cukup sering & senang menonton acara-acaranya.Terutama tayangan beritanya. Kenapa? karena penyiarnya selalu memakai seragam yang sama dan tentunya karena beritanya beragam.Beragam dan berbeda isi pemberitaannya dari tayangan berita stasiun televisi nasional lainnya.Balik lagi ke beberapa hari yang lalu,diberitakan bahwa di Korea Utara sedang mengalami musim dingin yang paling dingin yang pernah dirasakan di korea utara selama ini. Suhu di pagi hari bisa mencapai -15 derajat celcius (minus lho boo…artinya di bawah 0 derajat!buset) dan suhu di sore hari maksimal cuma -1 derajat celcius. Sungai utama yang melintasi kota PyongYang (ibukotanya) bahkan sampai membeku.Begitu kalau gak salah isi beritanya. Gawat memang, salah satu bukti bahwa kondisi bumi kita perlu perhatian yang berarti,karena cuaca udah berubah.Tapi bukan itu dipikiran saya pertama kali ketika menyaksikan tayangan berita tersebut. Saya malah tiba-tiba kepingin diajak pergi kesana,gratis tentunya,main-main salju,poto-poto narsis sedang bahagia main timpuk-timpukan bola salju,atau berpose mesra dengan boneka salju yang saya bikin,bahkan merasakan mancing ikan di atas sungai utama yang melewati Pyongyang yang sedang membeku itu (saya lupa banget nama sungainya apa,tapi di tayangan berita tersebut, diperlihatkan banyak warga melakukan kegiatan mancing juga kok).Bayangkan! kita duduk diatas bangku kecil diatas sungai yang membeku,trus bikin lobang kecil,masukin pancingan sederhana,dan voila!! Ikan pun didapat.Apalagi kalo duduknya ditengah-tengah sungai beku itu.Merasakan sensasi..ditengah menahan dingin,menunggui ikan yang terpancing,sembari mengira-ngira seberapa kuat lapisan es dibawah kita,ditambah lagi kalau gak bisa berenang!! Wah gak kebayang deh tanggapan temen-temen kalo sampe saya bisa kesana gratis,trus ada yang upload foto-foto mesra saya bersama salju itu di facebook (*khayalan tingkat tinggi).Mereka pasti sibuk menerka-nerka ternyata ini alasan saya menghilang dari peredaran beberapa waktu, sibuk memperkirakan darimana saya punya uang kesana, apa yang saya lakukan di korea,iri kenapa saya bisa kesana dan lain sebagainya. Atau….sama sekali gak berpikir demikian karena gak ada satu pun yang men-cek pesbuk saya!! Hoh hohoo….akibat khayalan tingkat tinggi ini pun lantas saya tertidur pulas dan bahagia semu.
Besok paginya,tiba-tiba dibangunin orang rumah,disuruh mengantar baju ganti untuk saudara yang katanya mau keluar dari rumah sakit hari itu juga.Tapi ternyata gak jadi pulang hari itu,tapi saya udah terlanjur datang dan daripada salah tingkah dirumahsakit,mendingan pulang lagi.Perlu diketahui saya menggunakan bus Transjakarta untuk pulang-pergi.Singkatnya,cuaca yang tadinya panas ketika berangkat,tiba-tiba berubah mendung .Dan tidak seperti lagu lama yang mengatakan “tak selamanya mendung itu kelabu…”tapi nyatanya mendung saat itu kelabu banget.Berhubung kurang mengantisipasi perubahan cuaca yang drastis dengan bawa payung,mendingan pulang cepat-cepat sebelum kehujanan.Tapi ternyata sesampainya di dalam shelter busway,hujan deras pun turun,ketika naik bus TransJakarta,penumpangnya gak terlalu banyak,sialnya saya kebetulan pakai kaos yang cukup tipis dan pakai celana pendek.Kesialan saya bertambah,karena saya harus transit dan ganti bus Transjakarta sesuai rute pulang kerumah.Di bus yang kedua,penumpangnya sepi,masih ada kira-kira 8 kursi kosong.Hujan tambah deras,ac jadi lebih terasa kenceng,apalagi gak bawa cardigan atau jaket ataupun selimut.Bahkan sarung ronda pun tak terbawa.Harusnya sih kalau jalur busway nya steril,cuma setengah jam bisa sampai deket rumah.Tapi namanya Jakarta,gak ujan aja macet,apalagi ada ujan dan banjir,apalagi kalo si komo juga ikutan lewat sambil main ujan-ujanan. mampuslah saya,kedinginan,terjebak macet didalam bus yang dingin,dengan baju tipis tapi gak transparan,lapar dan kebelet pipis! Ya ampun,gak sanggup rasanya.Tangan saya mulai kisut.Gimana kalau tiba-tiba saya dapat undian berhadiah liburan di musim dingin begini ke korea utara saat itu juga…oh…kedinginan di busway begitu aja udah mengkerut.
Pesan moral: tolong lengkapi bus transjakarta dengan toilet (tentunya toilet yang bersih) dan pemanas ruangan,serta sofa yang nyaman dilengkapi dengan persediaan makanan dan minuman hangat.Bukan.Bukan.errr….lain kali kalo mengkhayal lebih baik saya sesuaikan dulu dengan kemampuan,atau berlatih lah terlebih dahulu sebelum mengkayal,agar ketika suatu waktu khayalan anda terwujud,anda dapat menyesuaikan diri.
Btw,kalo mau liat seperti apa kira-kira kalau saya beneran ktemu salju bisa diliat disini ,bisa di klik play lho.
Besok paginya,tiba-tiba dibangunin orang rumah,disuruh mengantar baju ganti untuk saudara yang katanya mau keluar dari rumah sakit hari itu juga.Tapi ternyata gak jadi pulang hari itu,tapi saya udah terlanjur datang dan daripada salah tingkah dirumahsakit,mendingan pulang lagi.Perlu diketahui saya menggunakan bus Transjakarta untuk pulang-pergi.Singkatnya,cuaca yang tadinya panas ketika berangkat,tiba-tiba berubah mendung .Dan tidak seperti lagu lama yang mengatakan “tak selamanya mendung itu kelabu…”tapi nyatanya mendung saat itu kelabu banget.Berhubung kurang mengantisipasi perubahan cuaca yang drastis dengan bawa payung,mendingan pulang cepat-cepat sebelum kehujanan.Tapi ternyata sesampainya di dalam shelter busway,hujan deras pun turun,ketika naik bus TransJakarta,penumpangnya gak terlalu banyak,sialnya saya kebetulan pakai kaos yang cukup tipis dan pakai celana pendek.Kesialan saya bertambah,karena saya harus transit dan ganti bus Transjakarta sesuai rute pulang kerumah.Di bus yang kedua,penumpangnya sepi,masih ada kira-kira 8 kursi kosong.Hujan tambah deras,ac jadi lebih terasa kenceng,apalagi gak bawa cardigan atau jaket ataupun selimut.Bahkan sarung ronda pun tak terbawa.Harusnya sih kalau jalur busway nya steril,cuma setengah jam bisa sampai deket rumah.Tapi namanya Jakarta,gak ujan aja macet,apalagi ada ujan dan banjir,apalagi kalo si komo juga ikutan lewat sambil main ujan-ujanan. mampuslah saya,kedinginan,terjebak macet didalam bus yang dingin,dengan baju tipis tapi gak transparan,lapar dan kebelet pipis! Ya ampun,gak sanggup rasanya.Tangan saya mulai kisut.Gimana kalau tiba-tiba saya dapat undian berhadiah liburan di musim dingin begini ke korea utara saat itu juga…oh…kedinginan di busway begitu aja udah mengkerut.
Pesan moral: tolong lengkapi bus transjakarta dengan toilet (tentunya toilet yang bersih) dan pemanas ruangan,serta sofa yang nyaman dilengkapi dengan persediaan makanan dan minuman hangat.Bukan.Bukan.errr….lain kali kalo mengkhayal lebih baik saya sesuaikan dulu dengan kemampuan,atau berlatih lah terlebih dahulu sebelum mengkayal,agar ketika suatu waktu khayalan anda terwujud,anda dapat menyesuaikan diri.
Btw,kalo mau liat seperti apa kira-kira kalau saya beneran ktemu salju bisa diliat disini ,bisa di klik play lho.
0 comment:
Posting Komentar