Minggu lalu ada berita tentang seorang karyawati televisi swasta yang mengalami kejadian naas di atas jembatan penyebrangan di pusat kota Jakarta. Tas nya dijambret, kepalanya dipukul batu, dan matanya dilukai dengan pisau cutter hingga mengenai kornea mata sehingga kemungkinan besar mengakibatkan kebutaan permanen. Kejadiannya sekitar setengah 12 malam. Padahal saat itu bukan kali pertama korban melewati jembatan penyebrangan pada jam yang sama. Tapi kenapa justru baru kena kemarin itu ya.
Kalau dari dulu saya biasa pulang malam sendiri tanpa merasa rasa takut ataupun paranoid,maka sekarang justru semakin bertambah usia malah mulai semakin paranoid untuk pulang malam. Kalau dulu pulang latihan bisa sampai jam 1,sempat tersesat di daerah antah berantah tengah malam tanpa ada yang bisa dihubungi atau diminta tolong, toh Tuhan masih mengirimkan beberapa orang baik yang tiba-tiba menolong. Tapi saat-saat seperti itupun saya masih berpikir praktis karena merasa gak ada yang bisa diambil dari saya. Mau ngerampok uang?cuma cukup buat ongkos pulang.Mau perhiasan?satu-satunya perhiasan yang rutin dipakai cuma tumpukan gelang karet. Mau hp?hp saya pedes,makanya di-karet-in 2. Kalau mau dilihat dari tampilan sehari-hari gak pernah bergaya ala artis ibukota,remaja gaul masa kini maupun masa gitu, apalagi style ala bollywood dengan perut terbuka. Biasa aja,soal style sih kalau kata temen lebih berkiblat kepada Pirates of Carribean. Asal nyaman dipakai,lebih sering rombeng-rombeng.Jadi gak ada yang perlu dikhawatirkan dari pulang malam.Tapi kira-kira tahun lalu, seorang teman lama yang juga bisa dibilang guru semasa SMP kira-kira bilang gini….”lw boleh gak takut diambil duitnya,hp,perhiasan ataupun harta lainnya.Tapi apa lw gak takut kalau lw sendiri yang diambil.Lw masih punya tubuh kan.” DANG!!! Ngeri banget.Baru saat itu sadar,gak punya harta benda bukan berarti kejahatan gak akan datang,apalagi sebagai wanita.ARRRgh…amit-amit..(buru-buru ketok kayu biar gak kejadian)
Kemarin siang diberitakan ada seorang siswi SMU wilayah Jakarta Utara yang mau pergi les pagi-pagi,tiba tiba dibekap dengan saputangan dari belakang.Korban ditutup matanya lantas dibawah ke sebuah tempat yang ternyata di daerah Jawa Barat bersama 2 korban lainnya. Para pria penculiknya ternyata hendak menjual gadis-gadis tersebut ke Batam untuk dijadikan PSK. Untungnya somehow dia bisa melarikan diri.
Gak ada unsur dendam atau ingin minta tebusan wong bukan orang kaya, mereka cuma menculik aja begitu ada kesempatan.Trus dijual deh ke penadah gadis-gadis buat dipaksa dijadiin PSK.
Haaaah…tidaaak!!!! Gak malam gak pagi gak siang,adaaa aja kejadian criminal dengan berbagai motif. Saking banyaknya persentase wanita di bumi, jadi lebih banyak dan lebih mudah dijadikan korban ya. Tapi kalau kita paranoid malah jadi gak nyaman sendiri,gak bisa kemana-mana karena takut ini takut itu.Kalau kata bang napi, kejahatan terjadi bukan saja karena ada niat tapi juga karena ada kesempatan.Berarti kalaupun kita gak ngasih kesempatan tapi kalau mereka udah niat,bakal tetep terjadi tindak kejahatan donk?kan dimana ada niat disitu ada kesempatan seperti tertera dalam footnote buku tulis SIDU. Haaaah..jadi gimana donk….. emang dunia bukan tempat yang aman..(apalagi buat perempuan)
Sepertinya harus lebih banyak beramal dan meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri pada Tuhan nih.Jadi bisa dijauhkan dari segala tindak kejahatan yang amit-amit jangan sampe terjadi deh.
Kalau dari dulu saya biasa pulang malam sendiri tanpa merasa rasa takut ataupun paranoid,maka sekarang justru semakin bertambah usia malah mulai semakin paranoid untuk pulang malam. Kalau dulu pulang latihan bisa sampai jam 1,sempat tersesat di daerah antah berantah tengah malam tanpa ada yang bisa dihubungi atau diminta tolong, toh Tuhan masih mengirimkan beberapa orang baik yang tiba-tiba menolong. Tapi saat-saat seperti itupun saya masih berpikir praktis karena merasa gak ada yang bisa diambil dari saya. Mau ngerampok uang?cuma cukup buat ongkos pulang.Mau perhiasan?satu-satunya perhiasan yang rutin dipakai cuma tumpukan gelang karet. Mau hp?hp saya pedes,makanya di-karet-in 2. Kalau mau dilihat dari tampilan sehari-hari gak pernah bergaya ala artis ibukota,remaja gaul masa kini maupun masa gitu, apalagi style ala bollywood dengan perut terbuka. Biasa aja,soal style sih kalau kata temen lebih berkiblat kepada Pirates of Carribean. Asal nyaman dipakai,lebih sering rombeng-rombeng.Jadi gak ada yang perlu dikhawatirkan dari pulang malam.Tapi kira-kira tahun lalu, seorang teman lama yang juga bisa dibilang guru semasa SMP kira-kira bilang gini….”lw boleh gak takut diambil duitnya,hp,perhiasan ataupun harta lainnya.Tapi apa lw gak takut kalau lw sendiri yang diambil.Lw masih punya tubuh kan.” DANG!!! Ngeri banget.Baru saat itu sadar,gak punya harta benda bukan berarti kejahatan gak akan datang,apalagi sebagai wanita.ARRRgh…amit-amit..(buru-buru ketok kayu biar gak kejadian)
Kemarin siang diberitakan ada seorang siswi SMU wilayah Jakarta Utara yang mau pergi les pagi-pagi,tiba tiba dibekap dengan saputangan dari belakang.Korban ditutup matanya lantas dibawah ke sebuah tempat yang ternyata di daerah Jawa Barat bersama 2 korban lainnya. Para pria penculiknya ternyata hendak menjual gadis-gadis tersebut ke Batam untuk dijadikan PSK. Untungnya somehow dia bisa melarikan diri.
Gak ada unsur dendam atau ingin minta tebusan wong bukan orang kaya, mereka cuma menculik aja begitu ada kesempatan.Trus dijual deh ke penadah gadis-gadis buat dipaksa dijadiin PSK.
Haaaah…tidaaak!!!! Gak malam gak pagi gak siang,adaaa aja kejadian criminal dengan berbagai motif. Saking banyaknya persentase wanita di bumi, jadi lebih banyak dan lebih mudah dijadikan korban ya. Tapi kalau kita paranoid malah jadi gak nyaman sendiri,gak bisa kemana-mana karena takut ini takut itu.Kalau kata bang napi, kejahatan terjadi bukan saja karena ada niat tapi juga karena ada kesempatan.Berarti kalaupun kita gak ngasih kesempatan tapi kalau mereka udah niat,bakal tetep terjadi tindak kejahatan donk?kan dimana ada niat disitu ada kesempatan seperti tertera dalam footnote buku tulis SIDU. Haaaah..jadi gimana donk….. emang dunia bukan tempat yang aman..(apalagi buat perempuan)
Sepertinya harus lebih banyak beramal dan meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri pada Tuhan nih.Jadi bisa dijauhkan dari segala tindak kejahatan yang amit-amit jangan sampe terjadi deh.
0 comment:
Posting Komentar